Kepercayaan terhadap sebuah sistem pemantauan tidak dibangun dalam waktu yang sebentar. Sejak 1999, PT Giwang Kanaka telah menjadi vendor sistem pemantau kualitas udara (AQMS) fixed station di Indonesia dengan total 46 titik yang pernah terpasang di 10 kota metropolitan, dari Sumatra hingga Kalimantan. Berikut jejak instalasinya selama 26 tahun.

Gelombang Pertama: 1999-2002
Instalasi AQMS dimulai pada rentang 1999-2002, dengan 33 fixed station dipasang serentak di 10 kota metropolitan:
| Kota | Jumlah Fixed Station |
| DKI Jakarta | 5 |
| Bandung | 5 |
| Surabaya | 5 |
| Medan | 4 |
| Semarang | 3 |
| Denpasar | 3 |
| Pekanbaru | 3 |
| Palangkaraya | 3 |
| Jambi | 1 |
| Pontianak | 1 |
| Total | 33 |
Sebaran ini menjangkau kota-kota besar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Bali dan sejak awal mencerminkan skala pemantauan kualitas udara yang sudah nasional sejak lebih dari dua dekade lalu.

Salah satu fixed station generasi awal, dipasang tahun 2009 di Bundaran HI, Jakarta Pusat
Perluasan di Jakarta: 2009-2013
Setelah gelombang awal, instalasi berlanjut dengan penambahan titik-titik baru, terutama di Jakarta dan Surabaya:
- 2009 – 1 unit di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat
- 2010 – 4 unit di Kelapa Gading, Lubang Buaya, Jagakarsa, dan Kebon Jeruk
- 2012 – 1 unit di Kebun Bibit Wonorejo, Surabaya
- 2013 – 1 unit di Kebonsari, Surabaya

Fixed station yang berada di kawasan Bundaran HI, lokasi di pindah dan letaknya tidak jauh dari titik awal Fixed station terpasang.
Gelombang Terbaru: 2024-2025
Setelah lebih dari satu dekade, kepercayaan terhadap AQMS berlanjut dengan penambahan enam fixed station baru:
- 2024 – Ancol Learning Farm, Rusunawa Pesakih, Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus, Ruang Limpah Sungai Pondok Ranggon (Jakarta)
- 2025 – Tebet Eco Park dan Taman Sungai Kendal (Jakarta)

Kiri Tebet Eco Park dan kanan Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus
| Periode | Jumlah Fixed Station Baru |
| 1999-2002 | 33 |
| 2009 | 1 |
| 2010 | 4 |
| 2012 | 1 |
| 2013 | 1 |
| 2024 | 4 |
| 2025 | 2 |
| Total | 46 |

Dari 46 fixed station yang telah dipasang sejak 1999, saat ini terdapat 13 unit yang masih beroperasi aktif 11 unit di DKI Jakarta dan 2 unit di Surabaya. Unit-unit lain yang terpasang di kota-kota lain merupakan bagian dari sejarah panjang instalasi AQMS yang menjadi fondasi pengalaman PT Giwang Kanaka di bidang pemantauan kualitas udara.
Kenapa Ini Penting
Rekam jejak 26 tahun sejak 1999 ini mencerminkan pengalaman panjang PT Giwang Kanaka dalam pemantauan kualitas udara ambien di berbagai kota di Indonesia. Saat ini, fokus operasional aktif berada di DKI Jakarta dan Surabaya, dengan data yang menjadi bagian dari penyusunan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang diakses publik.
Lebih dari Sekadar Alat
Menjaga sebuah jaringan pemantauan tetap beroperasi selama puluhan tahun menuntut lebih dari sekadar unit yang berfungsi saat dipasang. Dibutuhkan keandalan yang teruji lintas generasi teknologi, serta dukungan purna jual yang konsisten dari vendor mulai dari suku cadang, kalibrasi, hingga pemeliharaan jangka panjang.
Kesimpulan
Dengan pengalaman mengelola fixed station AQMS selama lebih dari dua dekade, PT Giwang Kanaka memahami tantangan menjaga sistem pemantauan tetap andal dalam jangka panjang. Diskusikan kebutuhan instansi Anda bersama tim kami.